Rabu, Februari 25, 2009

Sembuh Dari Pendarahan Otak Karena Anugrah-Nya


Pada usia 2 bulan Marcel sakit panas, ibunya memberi obat supaya sembuh tetapi Marcel justru semakin panas. Akhirnya ibunya membawa Marcel ke dokter. Ibu Marcel kaget karena dokter berkata bahwa Marcel sedang koma



Pada usia 2 bulan Marcel sakit panas, ibunya memberi obat supaya sembuh tetapi Marcel justru semakin panas. Akhirnya ibunya membawa Marcel ke dokter. Ibu Marcel kaget karena dokter berkata bahwa Marcel sedang koma. Ibunya panik karena menurutnya anak-anaknya hanya pernah sakit panas dan pilek saja, bahkan kejang pun tidak pernah. Ibunya tidak dapat berkata apa-apa akan keadaan ini.

Dengan emosi ayah Marcel datang dan berbicara kepada dokter supaya menyembuhkan anaknya. Berapapun biayanya akan ayahnya tanggung demi kesembuhan Marcel. Tapi dokter berkata bahwa Marcel baru berusia 2 bulan dan tenggorak kepalanya masih lembek jadi tidak dapat dioperasi. Dengan sedih hati ayahnya menerima berita itu. Mereka hanya dapat pasrah dan menunggu.

Bayang-bayang kematian menghinggapi pikiran orangtua Marcel. terutama ayahnya. Ayahnya merasa bersalah karena tidak memperhatikan dan kurang memberi kasih sayang pada Marcel. Samapi usia Marcel 2 bulan, ayahnya tidak pernah menggendong Marcel. Ayahnya hanya mengunjungi kamar Marcel 3 kali dalam seminggu dan itu hanya sekitar setengah jam saja.

Akhirnya mereka menyerahkan perkara ini pada Tuhan, biar Tuhan yang menyelesaikannya dan menyembuhkan Marcel. Mereka percaya bahwa Tuhan pasti sembuhkan Marcel. Pada saat Marcel sedang di rumah sakit, ibunya menunggu dirumah dan berdoa. Pada saat ia berdoa, ia mendengar suara dalam hatinya bekata bahwa Marcel besok akan sadar dan sembuh. Puji Tuhan, keesokan harinya Marcel sadar dan menangis.

Tidak hanya sampai disitu. Pada usia Marcel yang ke 4 bulan, Marcel harus check up lagi ke dokter syaraf. Dokter berkata Marcel harus di scan ulang. Hasil scan Marcel bertambah parah. Darah dalam otak marcel semakin banyak, ada darah yang membeku dan otaknya semakin mengecil karena ditutupi darah. Marcel harus menjalani operasi. Biasanya bila seseorang mengalami pendarahan otak, ia tidak dapat bergerak lagi tetapi Marcel masih dapat bergerak dengan baik. Perkembangan Marcel sama seperti anak lainnya, tidak seperti anak yang sedang sakit. Tuhan memimpin dan memberi kekuatan ekstra pada ibunya sehingga dapat melalui cobaan ini dengan tenang.

Pada usia 6 bulan Marcel menjalani pembedahan otak. Operasi berjalan selama 1 jam. Setelah itu dokter memberitahu pada ibu Marcel dan memberikan darah yang terdapat pada otak Marcel. Darah dalam otak Marcel sebanyak 60 cc. ajaibnya Marcel adalah anak yang luar biasa, karena kemungkinan besar, anak-anak lain akan mengalami kelumpuhan atau pingsan, tetapi Marcel sehat-sehat saja.

Dengan iman orangtua Marcel bersyukur karena Tuhan telah menyembuhkan Marcel. Ayah marcel tersadar bahwa anak-anaknya adalah anak-anak yang luar biasa. Ia berjanji akan menyayangi anak-anaknya. Marcel tumbuh menjadi anak yang sehat dan normal dan dapat berkumpul bersama keluarganya lagi.